Article written

Surat Untuk Tuhan 0

Buat Tuhan di surga,

Tonight i am laying down in Your way asking the same simple thing, cukup lama sejak terakhir kali aku meminta hal yang sama dari Mu, since You seem forsaken me alone in the dark, Kau biarkan tujuan hidupku keluar dari jalanku, Kau biarkan aku membuat kesalahan yang ku sesali dengan air mata dan mungkin akan kusesali dengan hidupku, i am half dead, You knew it but seems You no longer care.


Mencoba menerima dan memahami apa yang telah terjadi, I did, but this pain comes and goes tanpa aku inginkan dan sampai detik ini aku masih terpuruk, i bet no one will understand, jika aku kurang sabar berikan aku kesabaran, jika aku kurang berbesar hati ajarkan aku caranya hingga aku tidak lagi menyakiti orang-orang yang ku sayangi dengan keterpurukan ku yang kian dalam.

Aku mencerca Mu dalam kemarahan dan keterpurukanku, dan Kau hanya diam. Aku menangis dalam sendiri ku dan Kau tetap diam. Aku berteriak dan bertanya kenapa? dan Kau masih tetap diam. Aku merasa kesepian dalam keramaian dan Engkau melangkah semakin jauh.

Malam ini aku memohon maaf Mu, jagakan dia untuk ku, if i’am asking too much just let me know, atau berikan aku tidur yang lelap malam ini dan jangan biarkan aku bangun besok pagi.

With all the pain, tears, and sorry

Me!

Mom & Dad, apologize, afraid that i have no chance to say it,
Bee you’re the light,
Joe & Ruby, if you want me to go, just take me away with pleasure, i swear.

subscribe to comments RSS

There are no comments for this post

Please, feel free to post your own comment

* these are required fields